Kapan sih perlu dilakukan Induksi? Dan berbahaya atau tidak?
Banyak ibu-ibu muda yang lumayan takut begitu mendengar kata “induksi” keluar dari mulut dokter kandungannya. “Bukannya induksi tuh hanya untuk bayi yang ga mau keluar-keluar?”, “Jangan-jangan kehamilanku bermasalah donk?”, begitu kira-kira kalimat yang sering terdengar di bulan-bulan akhir trimester 3.
Induksi kehamilan -secara singkat- adalah proses kelahiran (delivery/labor) yang dipercepat, dengan bantuan tindakan atau obat. Hal ini tidak hanya dilakukan pada bayi yang “belom-mau-menyapa-dunia” (overdue baby), tapi bisa juga dilakukan pada beberapa kasus seperti :
Ada beberapa cara dalam melakukan induksi persalinan, mulai dari memecahkan selaput ketuban, sampai dengan penggunaan obat-obatan. Jika mom-soon-to-be ragu-ragu, bertanyalah sejelas mungkin kepada dokter kandungan Anda.
If you want to post a new question or view related questions about this article, please click here:
Question and Answers (0)
If you want to post comments about this article, you must be logged in as mom(me)world member.
Don't have an account? Registration is free. :)
Be the first to comment on this article!